
LAZNAS PYI YATIM & ZAKAT
Kolam Serbaguna Bagi Petani Disabilitas

Program ditujukan guna membantu petani disabilitas agar dapat berdaya dengan memperbaiki kolam penampungan air untuk mengairi kebun mereka
Semangat Petani Disabilitas, Yang Tak Mengenal Batas
Apa jadinya jika tanaman kebun tidak disirami air dengan baik? Tanaman yang kekurangan nutrisi akan cepat layu dan akhirnya mati. Petani akan merugi, karena hasil panen tak sebanyak modal yang sudah dikeluarkan.
Kondisi inilah yang sedang dihadapi oleh kelompok Tani Tumbuh Mandiri (TUMAN). Kelompok tani beranggotakan 30 orang, yang sebagian besar anggotanya merupakan penyandang disabilitas. Mulai dari tuna daksa, tuna netra, tuna rungu hingga tuna grahita, bekerja sama menggarap lahan kosong yang berlokasi di Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Citereup, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat.
Walau dalam kondisi serba terbatas, semangat mereka seakan tak mengenal batas. Kelompok tani yang didirikan pada tahun 2020 itu, berhasil menanam banyak tanaman kebun. Beberapa diantaranya yang berhasil menambah penghasilan mereka yakni tanaman kacang tanah dan cabai.
Namun keberhasilan tak selalu berpihak pada mereka. Rusaknya kolam penampungan air yang mereka miliki, membuat tanaman terong, labu, hingga tanaman jagung yang terakhir kali mereka tanam berakhir layu karena kurangnya pasokan air.
Sahabat, mari bersama-sama bantu perbaiki kolam penampungan air kelompok Tani Tumbuh Mandiri!
Jangan sampai cita-cita untuk dapat melatih kemandirian penyandang disabilitas, serta upaya untuk membantu pemerintah dalam ketahanan pangan jadi terhenti!
Mari berbagi, untuk memperbanyak rezeki sebagaimana yang Allah SWT katakan dalam Firman-Nya,
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al Hadid: 18)